Windows Error...!!!
Sebenarnya safemode jika dapat dimanfaatkan secara maksimal akan dapat
berguna bagi kita, karena dengan safe mode, anda dapat memperbaiki komputer
anda yang bermasalah, yang disebabkan oleh macam-macam masalah di komputer.
seperti virus, erorr, dkk.untuk diketahui dalam safe mode sangat efektif untuk
membasmi virus, karena dsalam safe mode operating system akan berjalan secara
minimalis dan semua aplikasi di nonaktifkan. Lebih dari itu safe mode ternyata memiliki fungsi yang lebih dalam lagi.
Tidak hanya berkaitan dengan virus dan kawan-kawannya saja. Dalam safe mode,
Anda dapat melakukan banyak perbaikan yang biasa dilakukan para teknisi
komputer.
Masuk dalam safe mode bukankah langkah yang sulit. Pertama-tama nyalakan
komputer atau restart komputer, lalu setelah selesai loading RAM, tekan F8.
Dalam Windows XP, Anda akan diberikan beberapa pilihan untuk modul safe mode.
Yang pertama Safe Mode with Networking, Safe Mode with Command Prompt dan yang
terakhir Safe Mode saja. Bila Anda ingin dapat terhubung ke jaringan tempat
komputer terhubung atau ingin menggunakan koneksi internet ketika berada dalam
safe mode, maka pilihlah pilihan pertama. Bila akan menggunakan safe mode dalam
bentuk command prompt seperti layaknya DOS atau Linux, gunakan Safe Mode with
Command Prompt. Namun bila hanya ingin mengunakan Safe Mode biasa tanpa
terhubung dengan jaringan apapun, pilihlah saja Safe Mode.
Jika Anda ingin menggunakan Windows XP Pro, maka dapat memilih login yang
digunakan asalkan memiliki izin agai admin. Sedangkan, para pengguna Windows XP
Home hanya ada login administrator yang ditawarkan dengan password yang
dikosongkan. Sehingga hanya seseorang yang mengetahui password administrator
utama saja yang dapat masuk dalam Safe Mode Windows XP Home.
Ketika akan masuk dalam Safe Mode, Anda akan ditanyakan apakah Anda yakin
atau tidak. Jika ya, maka lanjutkan. Jika tidak lebihbaik mundur. Meskipun
sebenarnya tidak akan berbahaya masuk dalam safe mode. Masuk dalam safe mode
sama saja dengan login sebagai administrator. Tidak ada yang berbeda, selain
keminimalisan operating system, perangkat keras, dan aktifnya aplikasi
(perangkat lunak).


